Penerima Kendaraan Dinas Dipungli

Pembagian 47 unit sepeda motor dinas jenis Suzuki Smash kepada para pegawai Kantor Keluarga Berencana dan Catatan Sipil (KKBCS) Labuhanbatu yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2008 senilai Rp 700 juta lebih itu diwarnai dengan dugaan pungli.

Pasalnya, setiap penerima kendaraan tersebut dikenakan kutipan tidak resmi sebesar Rp 1,5 juta.

“Kami juga tidak tahu mengapa dimintai uang oleh oknum di Dinas KKBCS Labuhanbatu saat hendak mengambil sepeda motor dinas itu,” keluh seorang PNS yang enggan dituliskan namanya tersebut, Selasa (2/12) di Rantauprapat.
Bahkan, para penerima diberi batas waktu untuk segera melunasi dana sebesar Rp 1,5 juta itu.

“Saat ini, sudah dua orang yang menyerahkan dana sebesar Rp 1,5 juta itu kepada oknum atasannya di KKBCS Labuhanbatu,” sebutnya.
Menanggapi hal itu, Kadis KKBCS Labuhanbatu, Rajo Makmur Siregar, berjanji akan memeriksa informasi miring tersebut.

“Belum saya dapatkan info kutipan itu. Saya akan cek dan panggil penerima sepeda motor untuk mendapatkan informasi,” tulisnya dalam pesan singkat melalui telepon selular.
Kabag Humas Setdakab Labuhanbatu, Sugeng menyesalkan tindakan pengutipan itu.

“Saya saja baru dikasih mobil dinas Daihatsu Terrios tidak ada dikutip uang.

Jelasnya, kutipan untuk kendaraan dari pemerintah tidak diperbolehkan,” tegasnya. (MB)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: