JPU Eksepsi PH Terdakwa Libert-dan Horas Sirait tak Berhubungan dengan Materi Perkara

Tim Jaksa penuntut umum dari Kejari Rantauprapat, Andreas Yudhotomo SH, M Jeki Kaban SH, Erning Kosasih SH, Sri Lastutie SH dan Emmy Manurung SH dalam menyatakan apa yang disampaikan Penasihat Hukum terdakwa Libert Sirait (52) dan Leorensius Sirait alias Horas (41) dalam nota eksepsinya tidak berhubungan dengan materi perkara yang mana berdasarakan pasal 143 ayat (2) huruf a dan b KUHAP.
Hal tersebut merupakan kesimpulan tim JPU menanggapi eksepsi PH terdakwa Libert Horas Sirait (berkas perkara terpisah), Syam Hasri SH, Edwarsyah SH, Lenggayani SH dan Risdalina SH, dalam sidang perkara pembunuhan Mayor Lodewyk Sirait alias Mayor (46), warga Jalan Air Bersih, Medan, di Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat, Jumat (5/12).
Tim JPU menambahkan, PH terdakwa dalam eksepsinya membicarakan keberatannya mengenai baju tahanan yang dikenakan kedua terdakwa dalam persidangan pertama. Pada saat persidangan pertama pembacaan dakwaan, PH terdakwa tidak pernah mengajukan atau mengusulkan keberatannya atas baju tahanan.
Dijelaskan, terdakwa menggunakan baju tahanan pada saat dibawa dari rumah tahanan negara Lapas Rantauprapat menuju PN Rantauprapat, merupakan kebijakan JPU untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kaburnya tahanan, sehingga dengan baju tahanan dapat diketahui secepat mungkin indentitas terdakwa oleh khalayak ramai.
Menurut JPU A Yudhotomo, mengenai tanggal, bulan dan tahun kematian almarhum orangtua terdakwa dan korban adalah kesalahan pengetikan dan telah diperbaiki.

“Namun hal itu bukanlah merupakan materi pokok perkara berdasarkan pasal 143 ayat (1) dan (2) huruf a dan b KUHAP,” tegasnya.
JPU Erning Kosasih SH, Sri Lastutie SH dan Emmy Manurung SH dalam tanggapannya memohon majelis hakim Baslin Sinaga SH, Syahrul Rizal SH dan Imelda Sitorus SH, supaya menolak seluruhnya nota eksepsi PH terdakwa Libert Sirait.

Demikian juga permohonan JPU A Yudhotomo SH dan M Jeki Kaban SH kepada majelis hakim tersebut agar menolak eksepsi PH dan terdakwa Horas Sirait, karena tidak mencakup pokok perkara berdasarkan pasal 143 ayat (2) huruf a dan b KUHAP.
Tim JPU memohon majelis hakim agar menyatakan surat dakwaan JPU dapat diterima karena telah memenuhi ketentuan sesuai pasal 143 (2) huruf a dan b dari KUHAP (UU No.8/1981) dan menyatakan pemeriksaan perkara terdakwa Libert dan Horas Sirait tetap dilanjutkan.
Seusai pembacaan tanggapan JPU atas eksepsi PH atas nama terdakwa Libert dan Horas Sirait, majelis hakim yang dipimpin Baslin Sinaga SH menunda sidang sampai hari Jumat (12/12) untuk pembacaan putusan sela. (S25/o)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: