Daging Kurban Gegerkan Kota Rantauprapat

Heboh….! Pasca merayakan Idul Adha 1429 H, warga kota Rantauprapat, geger. Itu, terjadi setelah ditemukannya daging Lembu Qurban bertuliskan mirip lafad Arab.
Tulisan itu terlihat jelas pada tiga potongan/gumpalan daging yang sedang dimasak warga.

Sontak, ratusan warga ingin menyaksikan langsung.
Dapat dipastikan, kabar unik itu terus berkembang dan menyebar mulut ke mulut.
Dan, mengunjungi rumah warga berlokasi di kawasan jalan Pendidikan, Rantauprapat itu.

Penemuan daging aneh itu bermula ketika Juli, warga jalan SM Raja Rantauprapat sebagai pemilik daging, sekira pukul 18.15 WIB merebus 25 potong daging yang diperoleh dari panitia Qurban di Mushalla At-Taqwa jalan Pendidikan Kecamatan Rantau Selatan.

Saat Juli sedang merebus tiga potongan daging tersebut. Terlihat, mengapung.

Tanpa merasa aneh, daging itu ia tekan dengan sendok agar tenggelam.

Setelah berulang kali dicoba, tetap mengambang.
Beda dengan 22 potongan lainnya.

Penasaran. Juli lalu memperhatikan ketiga daging itu. Sontak, dia terkejut melihat adanya tulisan mirip aksara Arab.
Makin penasaran, Juli mengeluarkan ketiganya dan membawannya ke rumah abang iparnya Abdul Salim Hasibuan di jalan Pendidikan.

Secara bersamaan mereka melihat daging tersebut.
Lagi-lagi mereka menemukan tulisan yang mirip asma Allah.

“Diremus ketiga potongan daging tidak tenggelam. Sewaktu saya perhatikan, ternyata seperti ada tulisan Allah-nya ditengah- tengah dagingnya. Tulisan itu ada disetiap potongan daging,” kata Juli.

Dikatakan Juli, sebelum penemuan daging itu, ia tidak memiliki firasat.
Meski, kata dia, sebelumnya bermimpi berjumpa dengan seorang nenek berjubah putih.
“Ngak tau. Apakah mimpi beberapa hari lalu sebagai pertanda,” beber wanita hamil delapan bulan itu.

Kabar keanehan itu langsunmg terdengar ditelinga masyarakat.

Dalam kurun waktu puluhan menit, rumah kediaman Salim langsung dipenuhi warga yang ingin melihat keganjilan tersebut.

Opini warga berkembang. Banyak yang berpendapat tentang fenomena itu. Berbagai komentar muncul disana.

Namun, Ustadz Suhaimi di Masjid At-Taqwa lokasi penyembelihan hewan kurban itu mengharap warga tidak langsung berperasangka buruk.

Dan, sebaiknya mengambil hikmah dari keganjilan itu.

“Saya kira itu hanya mirip tulisan Allah. Kalau menurut saya, yang ada tulisannya hanya Lahu (baginya) dan Nun (tidak ada arti/luas),” tukasnya.

Memang, kata dia itu hal aneh. Karena, itu bukan serat daging. “Kalau serat daging, itu tidak mungkin,” ujarnya.

Sedangkan Salim mengatakan, ia tidak ada merasakan keganjilan sebelumnya.

Tetapi saat penyembelihan hewan qurban itu ia merasa senang tidak seperti tahun sebelumnya.
Bahkan ia ditemani para lelaki dan wanita yang berusia muda.

Ya, enggak ada perasaan aneh. Tapi, selama saya ikut memotong qurban, baru kali ini saja saya merasa senang,” jelas Salim.

Hingga Selasa (9/12), pantauan di lokasi, pengunjung terus berjubel mendatangi lokasi rumah Salim.
Malah, Pihak Polantas Mapolres Labuhanbatu juga terlihat sibuk mengatur arus lalulintas yang mulai padat.
Sebab, setiap pergeseran waktu, warga terus bertambah jumlahnya.

Sementara itu, Ahmad Idris Nasution ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Labuhanbatu mengharapkan, fenomena itu dapat memicu kian eratnya rasa silaturahim sesama umat.

Karena, kata dia, dari terminologi positif, itu dapat dijadikan sebagai pertanda.

Alasannya, sesuatu hal itu dapat terjadi, jika telah kehendak yang Kuasa.

“Itu dapat dijadikan pertanda. Tujuannya, agar terus meningkatkan ukhuwah islamiyah,” tukasnya.

Dengan adanya pertanda seperti itu, Idris juga menghimbau warga agar tidak berprasangka negatif dan malah terjerumus dalam kesirikan.

Sesuai informasi dimasyarakat, selain daging kurban milik Juli, hal serupa juga ditemukan pada rumah salahseorang warga dibilangan jalan Nenas, Padangbulan Rantauprapat.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: