Tiga Gerbong Kereta Nyaris Ketinggalan

Sebanyak tiga gerbong kereta api (KA) jurusan Medan menuju Rantauprapat nyaris ketinggalan kemarin malam. Akibatnya, ratusan penumpang terpaksa pindah gerbong.

Salah seorang penumpang menyatakan, peristiwa itu bermula adanya percikan api di bagian bawah sambungan antara gerbong tiga dan gerbong nomor empat.

Kejadian itu terjadi saat kereta api yang datang dari arah Medan mendekati Stasiun Kisaran sekitar pukul 2.30 WIB.

Lama kelamaan, percikan berupa api itu semakin membesar. Melihat situasi kurang baik,penumpang yang berada di dalam gerbong empat menyampaikan kejadian itu kepada petugas.

Akhirnya, petugas yang berada dalam gerbong memerintahkan untuk menghentikan laju kereta api.

“Saya pun heran tadi,kok ada percikan api.Lama-lama makin besar.Terakhir saya perhatikan tinggal rantai yang menyambungkan gerbong tiga ke gerbong empat, sedangkan gerbong 5 dan 6 di belakang gerbong empat,” papar penumpang yang tidak mau menyebutkan namanya kemarin siang.

Dia menambahkan, kalau seandainya kejadian itu tidak ada yang mengetahuinya, tiga gerbong bisa ketinggalan begitu saja.

Hal itu memungkinkan karena antara gerbong empat hanya tersambung besi berupa rantai.

Setelah kereta diberhentikan, penumpang di tiga gerbong itu terpaksa dipindahkan ke gerbong lain guna melanjutkan perjalanan menuju Rantauprapat.

Saat peristiwa, penumpang malam itu sempat desak-desakan di lorong.

Selain desak-desakan, penumpang juga harus menanggung risiko terlambat sampai tujuan hingga pukul 07.15 sampai di Rantauprapat.

Jika tidak terjadi kerusakan, kereta api hingga pukul 05.00 WIB.

Sejumlah penumpang mengaku kesal karena kejadiannya sempat mengganggu penumpang yang saat itu tertidur pulas.

Belum lagi ibu rumah tangga yang membawa bayinya terpaksa disibukkan dengan peristiwa unik itu.

Kepala Stasiun Kereta Api Medan Irwan menambahkan, kejadian itu tidak diketahuinya karena di luar wilayah kerjanya.

“ Itu bukan di lokasi kerja saya.Biasanya, itu anjlok jadi ditinggalkan untuk melanjutkan perjalanan. Bukan putus dari gerbong lain,”paparnya. (sindo)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: