Kades dan Camat Ditatar

Ratusan kepala desa (kades) dan camat se-Kabupaten Labuhanbatu dikumpulkan untuk mengikuti sosialisasi penggunaan dana alokasi dana desa (ADD) di ruang data dan karya Pemkab Labuhanbatu, Rabu (10/12) siang.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekdakab Labuhanbatu Karlos Siahaan menyatakan, sosialisasi ini untuk menambah wawasan dan pengetahuan setiap kades dan camat selaku pengguna anggaran.

Kegiatan ini juga dimaksudkan agar pengguna anggaran mampu menjalankan dan merealisasikan dana ADD itu tepat sasaran.

“Kepala desa harus berhati- hati merealisasikan dana ADD. Jangan mudah tergiur dengan jumlah anggaran yang lumayan tinggi.

Sebab, setiap penggunaan anggaran harus ada laporan pertanggungjawaban,” paparnya.

Karlon menambahkan, mekanisme pencairan dana ADD harus melalui beberapa prosedur yang dibuat masing- masing kades beserta perangkatnya.

Penggunaan anggaran itu juga diawasi badan pengawas. Dana ADD yang dianggarkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Labuhanbatu setiap tahun bernilai ratusan juta rupiah yang dikelola langsung kades beserta perangkatnya melalui Badan Pemerintahan Masyarakat Desa dan Kelurahan (PMD/K) yang diperuntukkan bagi peningkatan sarana dan prasarana desa serta infrastruktur.

Dalam alokasi dana ADD juga dianggarkan bantuan untuk POKMAS, PKK, LKMD, bantuan-bantuan untuk sarana ibadah, kegiatan keagamaan, dan kegiatan olahraga bagi kalangan generasi muda.

Sementara itu,jumlah setiap pos anggaran ditentukan sesuai dengan rencana kerja anggaran (RKA) yang disusun masing- masing desa.

Acara sosialisasi itu dipimpin Karlos Siahaan dan didampingi Kepala Badan Pemerintahan Masyarakat Desa dan Kelurahan (PMD/K) Kahfi serta yang mewakili dari Bawaskab sebagai badan pengawas penggunaan dana ADD.

Kepala Badan PMD/K Kabupaten Labuhanbatu Kahfi menambahkan, jumlah anggaran yang dikucurkan terbagi menjadi beberapa kriteria, antara lain untuk desa perkebunan dana yang dikucurkan senilai Rp60 juta.

Sedangkan desa biasa Rp103 juta dan desa ukuran terpencil sedikit lebih banyak, Rp 150 juta.

Di tempat terpisah, anggota DPRD Labuhanbatu Syarifuddin Tanjung menuturkan, dana ADD tidak lama lagi keluar.

Dia meminta Kepala Badan PMD/K yang menyalurkan dana ADD kepada para kades tidak melakukan pemotongan apa pun.

“Untuk ketenteraman desa, kades harus menggunakan dana itu sesuai ketentuan dan dikoordinasikan dengan badan desa serta tokoh-tokoh masyarakat,” papar anggota Dewan dari PBB tersebut. (sindo)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: