Eksepsi Terdakwa Ditolak

Pengadilan Negeri (PN) Rantauprapat menolak eksepsi dua terdakwa pembunuh Mayor (purn) Lodewyk Sirait alias Mayor, 46. Majelis hakim menyatakan dakwaan jaksa sudah memenuhi syarat formil dan materiil.

Kedua terdakwa masingmasing Libert Sirait, 52, dan Leorensius Horas Sirait alias Horas, 41, didakwa telah melakukan pembunuhan berencana terhadap Mayor, yang tak lain saudara kandung mereka sendiri.

Peristiwanya berlangsung Kamis petang, 8 Mei 2008, di tepi Jalan Besar Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Penolakan eksepsi itu dibacakan pada sidang Jumat (12/12) yang mengagendakan putusan sela, dipimpin Ketua Majelis Hakim Baslin Sinaga.

Berdasarkan putusan itu, persidangan perkara pembunuhan dengan motif perebutan harta warisan itu otomatis dilanjutkan kembali.

Sidang kemudian mengagendakan pemeriksaan saksi-saksi.

Tim jaksa penuntut umum (JPU), masing-masing Andreas Yudhotomo, Erning Kosasih, M Jeki Kaban, Sri Lastutie, dan Emmy Manurung pun menghadirkan sopir korban, Imanuel Munte, 25, dan isteri korban, Liswati Napitupulu,44.

Imanuel Munte alias Noel alias Jegu di persidangan mengaku disandera empat teman terdakwa di kawasan yang sama, di mana korban akhirnya tewas dibunuh.

Kemudian, mereka membacok bagian belakang dan tangan Noel. Noel mengaku sehari sebelum kejadian dirinya bersama korban dan tiga rekannya tiba di Rantauprapat.

Di hari kejadian, pagi-pagi mereka berlima berangkat ke Negeri Lama,tepatnya ke kebun Unit Negeri Lama Seberang.

Di tempat itu, Mayor mengumpulkan pekerja di dalam pondok kebun.

“ Saya tidak tahu apa yang mereka bicarakan Pak Hakim,” ujar Imanuel menjawab pertanyaan hakim.

Noel tak bisa berbuat banyak lantaran dia sendiri saat itu sudah disandera. Lehernya ditempel kelewang panjang.

“Ada dua orang yang menyandera saya dan menempelkan kelewang ke leher saya,” ujar Noel mempertegas kesaksian.

Tanpa memastikan kondisi Noel, dua penyandera dan dua penyerang itu lari meninggalkan lokasi.Dari tempat itu, dia mencoba menghubungi ponsel Mayor.

Namun, yang mengangkat bukan lagi Mayor,melainkan temannya yang bermarga Panjaitan.

Dari hubungan telepon itulah Noel baru mengetahui bahwa Mayor sudah tewas dibunuh.

Sementara itu,istri korban, Liswati Napitupulu mengaku mendapat kabar suaminya tewas kecelakaan.

Belakangan, dari keterangan abangnya, barulah Liswati mengetahui suaminya tewas dibunuh. (sartana nasution)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: