Rp200 juta lebih untuk pin emas Anggota DPRD Labuhanbatu

Pemkab Labuhan Batu menganggarkan Rp217.800.000 dalam APBD 2008 untuk pembelian 45 pin emas murni masing-masing seharga Rp4.840.000 yang akan diberikan kepada setiap anggota dewan di penghujung masa baktinya.

Hal itu terungkap dari lembar pengumuman pemenang lelang pengadaan barang dan jasa yang ditempel di papan pengumuman di kantor itu. Dalam lembaran itu dituliskan, pemenang pengadaan pin CV. Global Mandiri dengan nilai  tawar Rp217.800.000.

Anggota DPRD dari Fraksi PDIP, Dahlan Bukhori menjawab wartawan, tadi sore mengatakan, selama dia menjadi wakil rakyat baru dua kali memperoleh pin, dan satu terbuat dari emas.

Disinggung tentang kepantasan memperoleh pin emas murni itu, Dahlan tersenyum, seraya mengatakan, kalau masih ada mengapa harus diganti. “Yang ada pada saya pun tidak dipakai,” katanya.

Sementara, Syarifuddin Tanjung, anggota dewan dari Fraksi PBB mengatakan, telah menerima pin tiga kali. Pergantian itu sah-sah saja jika pin tersebut telah rusak dan putus.  “Wajar saja kalau sudah putus atau rusak tidak menjadi masalah,” sebutnya.

Pejabat Pembuat Komitmen Pengadaan Barang dan Jasa di DPRD, Maruli dikonfirmasi wartawan terkait berat dan juga kadar emas mengatakan, tidak tahu. “Berita acaranya masih pada panitia lelang, kita belum  menerimanya,” terang Maruli.

Selain mengucurkan dana pengadaan pin emas, Pemkab juga akan mengucurkan dana guna menanggung biaya Premi Asuransi Kesehatan pimpinan maupun anggota dewan sebesar Rp598.144.465. Pelaksana penanggungan premi asuransi itu dimenangkan PT. Asuransi Takaful  Keluarga.

Walau di penghujung masa jabatannya, seluruh wakil rakyat itu juga masih dibantu untuk pengadaan/belanja pakaian sipil harian, jas mini dan jas mini lengan panjang dengan besaran Rp238.040.000 yang dimenangkan oleh CV. Prisma Eka Utama.

Sekretaris DPRD Labuhan Batu, Fuad Siregar dikonfirmasi via telefon terkait usul pengadaan pin emas itu, belum bersedia menjawab. Ketika dicoba mengirimkan pesan singkat, Fuad tidak memberikan balasan jawaban.(W)
(wir/c01)

Satu Tanggapan

  1. Pergantian itu sah-sah saja jika pin tersebut telah rusak dan putus. “Wajar saja kalau sudah putus atau rusak tidak menjadi masalah,” sebutnya. Komentar Syarifuddin Tanjung, anggota dewan dari Fraksi PBB

    Tapi bukan harus diganti dengan emas khan? pakai alumunium juga bisa, Anda-anda itu wakil rakyat, tapi tidak pernah memikirkan rakyat, padahal biaya untuk PIN itu sangat mahal, kalau digunakan untuk dana pendidikan, kan sangat membantu saudara2 kita yang membutuhkannya.

    Kepada Bapak Sekretaris DPRD Labuhan Batu, Fuad Siregar, anda itu seorang Sekretaris, bila ada yang bertanya tolong dong direspon jangan diam aja, karena itu sudah menjadi tanggungjawab anda untuk menjawab segala pertanyaan dari masyarakat.

    terimkasih

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: