MoU Pemkab dengan UI masih jadi misteri

Apa isi dari MoU antara Pemkab Labuhan Batu dengan Universitas Indonesia (UI) masih misterius. Entah apa isinya, sehingga terkesan dirahasiakan.

Buntutnya, berbagai elemen masyarakat yang mensinyalir ada keganjilan dalam MoU. Apa lagi mengingat jumlah yang diberikan untuk anak Pj sekdakab signifikan jumlahnya dengan yang didapat mahasiswa lain.

Bahkan beberapa anggota DPRD Labuhan Batu juga tidak mengetahui apa isi keseluruhan dari MoU.” Saya juga bertanya tanya, karena sampai saat ini tidak tahu apa isi dari MoU itu” kata Jahotman anggota DPRD Labuhan Batu kepada wartawan beberapa waktu lalu.

A. Siregar, Wakil Ketua Pemerhati Pengawas Pendidikan Nasional (P3N) Labuhan Batu kepada wartawan mengaku aneh anak seorang pejabat mendapat bantuan uang kuliah yang cukup besar.

Katanya, Pemkab Labuhan Batu memiliki program cerdas 2010, apakah ini salah satu program itu. Anak Pj Sekdakab Labuhan Batu yang kuliah di Fakultas Kedokteran diberi bantuan uang kuliah Rp 400 juta, sedangkan mahasiswa yang kuliah di universitas yang sama diberi sekira Rp26 juta.

Hal senada juga dikatakan Ketua LSM Front Putera Daerah (Fropuda) Labuhan Batu   kepada Waspada, tadi malam. Lucunya, sampai saat ini, isi MoU antara Pemkab Labuhan Batu dengan Universitas Indonesia terkesan dirahasiakan, atau memang isi MoU dianggap sebagai rahasia negara yang tabu dipublikasikan.

Berdasarkan situs resmi Universitas Indonesia (UI) http://www.fkg..ui disebutkan, pembebanan besaran Biaya Operasional Pendidikan (BOP) yang ditanggung oleh penanggung biaya per semester berkisar antara Rp 100.000 hingga Rp5.000.000 untuk rumpun Ilmu Sosial dan Humaniora, antara Rp100..000 hingga Rp7.500.000 untuk rumpun kesehatan dan rumpun sains dan teknologi.

Sedangkan dana bantuan uang kuliah yang diberikan pemkab Labuhan Batu kepada seorang mahasiswa Kedokteran Rp 400 juta, jadi masih tersisa sekira Rp 308 juta lagi.

Menurut salah seorang mahasiswa yang mendapat bantuan di UI kepada wartawan melalui telefon selularnya mengakui,  yang dibayar Pemkab hanya uang kuliah, sedangkan pemondokan, ongkos transportasi sejak keberangkatan dari Rantauprapat sampai ke Jakarta ditanggung sendiri.
(irw/c01)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: