KPU Sosialisasi Pemilu di Labusel

KPU Labuhanbatu Suhari Pane bekerjasama dengan Pejabat Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) Hj Sabrina melaksanakan sosialisasi pemilu 2009, Rabu (4/2) di halaman kantor Camat Torgamba.
Acara sosialisasi itu dihadiri seluruh elemen masyarakat, perkebunan negara dan perkebunan swasta, seluruh Kepala Desa dan Ketua BPD, Camat, Dinas- Dinas dan OKP yang ada.
Dalam sambutannya Suhari menjelaskan, pemilu 2009 tidak lagi menggunakan paku, namun menggunakan ballpoint dengan cara memberi tanda contreng sesuai pasal 176 UU No 10 tahun 2008 dan Peraturan KPU No 35 tahun 2008.
Sedang pemilih nantinya akan menerima 4 jenis surat suara (DPR RI, DPR, DPRD Prov dan DPRD Kabupaten) dengan ukuran surat suara 54 cm x 84 cm.
“Masyarakat yang memilih adalah masyarakat yang terdaftar dalam daftar pemilih tetap dan daftar pemilih tambahan. Dari hasil penetapan berjenjang dari PPS dan PPK telah menetapkan DPT se- Kabupaten Labuhanbatu 624.081 pemilih, dan Kabupaten Labuhanbatu Selatan 159.148 pemilih dengan 530 TPS dan 54 Desa,” jelas Suhari.
Ditambahkan Ketua KPU Labuhanbatu, pemilih tambahan bukan berarti ada kesempatan menambah jumlah pemilih, melainkan pemilih yang pindah memilih dari satu TPS ke TPS lain.
Perpindahan itu kemungkinan karena bencana alam,pekerjaan sebagai pekerja sosial, saksi dan lainnya, dengan cara melapor dari PPS setempat dan membawa surat ke TPS yang dituju. Namun, dengan catatan terdaftar di DPT desa asal semula.
Tentang pilihan masyarakat ke nama caleg, Suhari menjelaskan itu akan menjadi total perolehan partai dan digunakan untuk menentukan berapa kursi yang akan diperoleh parpol. Seluruh peroleh suara caleg dan pilihan di nama/gambar parpol, akan total dijumlahkan hasilnya guna menentukan perolehan kursi sebuah parpol, baru berikutnya KPU melakukan penetapan caleg terpilih.
“Kursi pertama akan diberikan kepada caleg yang memperoleh suara terbanyak  pada parpol tersebut disatu daerah pemilihan,” ujarnya.
Pemilu, ulasnya adalah sarana kedaulatan rakyat yang dapat menentukan apakah kita berhasil menapaki tangga berikutnya sebagai sebuah bangsa. “Karenanya menjadi tanggung jawab semua orang untuk sama-sama mensukseskan pemilu dengan tertib, aman, adil, tidak ada paksaan,” tambah Suhari.
Sementara Hj Sabrina menyampaikan bahwa dirinya diberikan amanah oleh Mendagri dan Gubernur untuk memimpin kabupaten baru tersebut ditengah bangsa yang sedang dan akan melaksanakan agenda nasional yakni pemilu.
“Masyarakat jangan menyia-nyiakan hak politiknya pada tanggal 9 April 2009 nanti. Dengan hadir ke TPS-TPS yang telah dipersiapkan oleh KPU Kabupaten Labuhanbatu. Gunakan hak pilih dengan benar dan santun,” harap Sabrina.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: