Lapangan Posis hancur

Perkembangan sepakbola di Rantau Prapat khususnya Rantau Selatan mulai ternoda. Pasalnya, lapangan sepakbola tempat anak anak berlatih dimanfaatkan oknum tertentu sebagai sarana jalan membangun rumah pribadi.

Sebelumnya, lapangan yang di bawah naungan Kodim 0209 itu terlihat mulus dan mendukung anak anak berlatih sepakbola terutama kelompok anak usia dini. Salah satunya SSB GMPI yang telah mendapat izin memakai lapangan tersebut dari pihak Kodim 0209.

“Kami sangat miris melihat kondisi lapangan kebanggaan masyarakat Rantau Selatan.karena ulah oknum yang tidak bertanggung jawab,” jelas Pelatih SSB GMPI Labuhan Batu Dedi Gayo kepada Waspada, Selasa.

Lebih ironisnya, tambah Dedi, sewaktu pencanangan tanaman sejuta pohon yang diharuskan pemerintah beberapa waktu lalu, pohon tanaman Muspida Plus termasuk Dandim 0209 sudah tak terlihat lagi.

“Bahkan pohon Akasia yang sudah berumur tahunan pun di sisi lapangan sudah ditumbang dengan alasan untuk bahan bangunan,” kata Dedi.

Tokoh pemuda yang juga gila sepakbola Kamaludin Ritonga sangat menyesalkan hancurnya lapangan tersebut. “Saya sudah pernah koordinasi dengan Lurah Pardamean, tapi belum tahu lapangan sudah sangat hancur. Kita juga sangat menyayangkan sikap oknum yang tak bertanggung jawab tersebut,” ujar Kamal.

Dia berharap pihak terkait segera mengambil sikap. “Jangan sampai hal ini terus berlanjut, termasuk juga Lurah Pardamean dan Camat Rantau Selatan yang semestinya tanggap kondisi ini. Jangan sampai ‘sejuta pohon’ yang sudah ditanam sia-sia,” harap Kamal lagi. (W)
(sit)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: