Dana Bhakti TNI Tidak Jelas

Sekitar Rp3 miliar lebih dana anggaran tahun 2008 yang bersumber dari hibah untuk Bhakti TNI di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu tidak direalisasikan hingga saat ini.

Padahal sebelumnya Bupati Labuhanbatu T Milwan sudah menjanjikan dana tersebut akan direalisasikan dan dipaketkan secara bersamaan dengan dana pembangunan TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) di kawasan Kabupaten Labuhanbatu. Anggota DPRD Labuhanbatu Komisi B yang menangani pembangunan,Supeno mengatakan, dirinya merasa heran atas sikap Pemkab Labuhanbatu yang belum juga mencairkan dana yang semestinya digunakan untuk lanjutan pembangunan TMMD yang sudah selesai pengerjaannya.

“Padahal pada pembukaan TMMD yang lalu, Bupati T Milwan mengatakan bahwa dana TMMD dan dana Bhakti TNI akan dicairkan secara bersamaan.Tapi kenyataannya sampai sekarang belum direalisasikan,”katanya menjawab SINDO kemarin. Supeno menjelaskan,sampai saat ini dirinya tidak mengetahui apa yang menjadi kendala Pemkab Labuhanbatu sehingga tidak juga mencairkan dana Bhakti TNI itu.

Menurut dia, karena dana itu bentuknya merupakan hibah, seharusnya tidak ada kendala dalam pencairannya, sesuai dengan janji bupati beberapa bulan lalu. “Saya enggak tahu apa kendalanya. Coba ditanyakan saja kepada Pemkab dulu,” kata Supeno. Selain itu, dia juga mengaku sangat menyesalkan keterlambatan pencairan dana Bhakti TNI itu.Pasalnya,program pembangunan TMMD yang dilaksanakan sebagai upaya membantu mempercepat pembangunan di daerah dan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sudah selesai diperiksa dan diaudit.

Hasilnya sangat memuaskan. Sementara realisasi penggunaan dana pembangunan dana Bhakti TNI hingga saat ini tidak jelas. “Kalau kata Dandim, dari petinggi TNI Jakarta juga sudah ada menanyakan kendala pembangunan itu kepada dia. Maka itu kita heran juga mengapa dana itu belum juga dicairkan sampai sekarang,” katanya. Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Zainal Harahap saat dikonfirmasi seputar tidak direalisasikannya dana Bhakti TNI itu juga mengaku tidak mengetahui penyebabnya.

Untuk itu,dalam waktu dekat ini pihaknya berencana akan mempertanyakannya langsung kepada Bupati. “Besok saya akan tanyakan langsung masalah ini kepada Ketua DPRD di Gedung Dewan.Saya sendiri sebenarnya tidak mengetahui penyebabnya dan tidak mengikuti persoalan itu. Soalnya yang sering ikut ke lapangan adalah anggota Komisi B. Tapi yang jelas dana itu memang belum cair,”katanya.

Dia juga menjelaskan, kalau dana itu tidak jelas realisasinya dalam waktu dekat ini, dia juga akan langsung mempertanyakan persoalan dana Bhakti TNI itu kepada Bupati T Milwan. Bupati semestinya bisa menjelaskan penyebabnya. Bupati Labuhanbatu T Milwan yang hendak dikonfirmasi SINDO terkait masalah ini tidak berhasil dikonfirmasi karena yang bersangkutan tidak mengangkat ponselnya.

Begitu juga pertanyaan yang disampaikan lewat pesan singkat yang dikirimkan kepadanya tidak mendapat balasan. Sementara itu Kepala Bagian Hubungan Kemasyarakatan (Humas) Pemkab Labuhanbatu Sugeng mengatakan, dirinya belum mengetahui persoalan belum dicairkannya dana Bhakti TNI itu.

Maka itu, dia harus terlebih dahulu menanyakannya kepada instansi terkait sebagai pemegang anggaran. “Saya coba koordinasikan dulu dengan dinas terkait yang memegang anggaran ya,” katanya lewat ponselnya. (sindo)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: