Stadion Binaraga Rantauprapat memprihatinkan

Masyarakat Labuhanbatu, khususnya di Rantauprapat menilai kondisi Stadion Binaraga, Kecamatan Rantau Utara sangat memprihatinkan, terlebih areal yang berada di luar stadion tersebut.

Pantauan Waspada baru-baru ini, bagian luar gedung persisnya yang berada di belakang Kantor Disnaker, Disdiknas, Gedung Universitas Terbuka (UT) dan salah satu Sekolah Dasar Negeri itu, telah ditumbuhi semak belukar yang tingginya hampir sama dengan orang dewasa.

Lambang bola kaki yang dipegang dua belah tangan yang terbuat dari semen di depan gedung itu juga hampir seluruhnya dipenuhi lumut dan retak-retak. Kondisi itu diperparah dengan banyaknya rumput yang tidak terurus.

Seorang warga di sekitar stadion, Abdul Ritonga, mengatakan, stadion tersebut merupakan kebanggaan warga Rantauprapat. “Kalau ada acara resmi atau pertunjukan, sering kali digelar di sini, tetapi mengapa kondisinya sangat buruk,” keluh Abdul.

Zainul, mantan pemain Poslab 1989 dan pernah mengikuti lisensi kepelatihan nasional 2008 di Pekanbaru dan mendapat sertifikat C Nasional dari PSSI, mendesak Pemkab L.Batu harus mengagendakan perbaikan dan perawatannya.

Terlebih lagi nanti akan dibentuk Dinas Pemuda dan Olahrga (Dispora), maka dinas dimaksud yang nantinya mengurus stadion dengan menganggarkan biayanya di APBD setiap tahunnya untuk perawatan.

“Stadion Binaraga perlu dipoles karena dengan sempurnanya stadion tersebut akan mencerminkan kualitas olahraga, khususnya sepakbola, dan kepedulian Pemda serta masyarakatnya akan dunia sepakbola di daerah ini,” ujarnya.(W)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: