Di Labuhanbatu Empat PSK dan Satu Pria Terjangkit HIV

Diperkirakan, sebanyak Lima orang diyakini penderita HIV dan saat ini diperkirakan berkeliaran di kawasan Labuhanbatu.
Empat diantaranya Pekerja Seks Komersil (PSK) dan Satu diketahui pria dari pasien yang memeriksakan dirinya di pasilitas kesehatan yang ada. Hal itu diketahui dari Kasubdis P2P-PL Dinas Kesehatan (Dinkes) Labuhanbatu Sutadjid saat menjawab wartawan waktu lalu.
Dikatakan, untuk tahun 2008, dari jumlah pemeriksaan terhadap 600 sample darah, diketahui yang positif terserang HIV empat orang dari golongan PSK.
Namun, hingga ini, pihaknya tidak mengetahui keberadan ke empat PSK tersebut. “Sebelumnya, kita telah menganjurkan kepada mereka agar memakai alat bantu (kondom) dalam berhubungan seks. Agar tidak tertular kepada orang lain. Pemeriksaan terakhir bulan Desember, kalau sekarang kita tidak tahu dimana mereka berada. Karena pemeriksaaannnya sekali tiga bulan, jadi bulan tiga nantilah, itupun kalau mereka datang lagi,” terang Sutadjid. Lebih jauh dijelaskan Kasubdis P2P-PL, program penanggulangan HIV di Pemkab Labuhanbatu mencakup kegiatan penjangkauan/pendamping untuk memberikan informasi dan pendidikan keterampilan tentang pencegahan HIV/AIDS, serta promosi penerapan pola hidup sehat.
Program itu bertujuan meningkatkan pengetahuan dan
keterampilan populasi beresiko untuk merubah dan mempertahankan prilaku aman agar terhindar dari penularan HIV dan Infeksi Menular Seksual (IMS). Sekaligus menciptakan lingkungan masyarakat yang kondusif dan proaktif melaksanakan kegiatan penaggulangan HIV/AIDS.
“Kepada remaja jangan melakukan hubungan seks bebas dan menggunakan jarum suntik narkoba,” pesan Sutadjid.
Sumber yang diperoleh, Pemkab Labuhanbatu tahun 2008 telah melakukan rajia penyakit masyarakat sebanyak tiga
dengan menjaring 55  orang wanita.
Razia pertama 8 Juni terjaring 7 perempuan yang terdiri 2 janda dan 5 orang belum menikah. Sementara razia kedua, 12 Juni, kembali terjaring 35 perempuan yang terdiri dari 16 orang janda, 4 orang berstatus menikah, dan 15 orang belum menikah.
Sedangkan untuk yang ketiga kalinya 26 Agustus 2008
lalu berhasil menjaring 13 perempuan yang terdiri dari 5 orang janda, 2 orang berstatus menikah dan 6 orang belum menika.
Dari keseluruhannya diketahui, bahwa mereka kesemua berperofesi sebagai biduanita, pedagang, pekerja salon, pekerja cafe, pelayan video musik, ibu rumah tangga dan juga pengangguran.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: