Perampok Brankas PT Sosro Dibekuk

Satu dari delapan tersangka perampok brankas milik PT Sosro Jalan By Pass Rantauprapat dibekuk anggota Polres Labuhanbatu dari persembunyiannya di Medan.

Tersangka Toni alias TN, 20,warga Medan,kemarin,ditangkap petugas di salah satu hotel di Medan berikut barang bukti berupa brankas yang sudah jebol. Kapolres Labuhanbatu Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Toga Habinsaran Panjaitan melalui Kasat Reskrim Ajun Komisaris Polisi (AKP) M Yoris Marzuki menyatakan, di antara delapan tersangka itu, baru satu tersangka yang ditangkap di wilayahnya.

“Seusai merampok brankas milik perusahaan minuman teh Sosro itu,brankas dibawa ke areal kebun kelapa sawit di Aek Nabara dan dirusak. Uang di dalamnya Rp48 juta diambil dan brankasnya ditinggal begitu saja,sedangkan uangnya dibagi-bagi,”paparYoris. Dia menambahkan, tujuh tersangka lain berhasil lolos dari kejaran Polres Labuhanbatu. Namun, kemudian satu orang bernama Jon Baner Damanik berhasil ditangkap polisi di Palembang (Sumsel). Penangkapan itu dilakukan saat tersangka kembali merampok brankas.

Dia ditembak dengan senjata api. ”Di antara delapan tersangka, dua berhasil ditangkap dan enam tersangka lain yang sudah diketahui identitasnya masih diburu dan dinyatakan masuk daftar pencarian orang (DPO),”ungkapnya. Dalam memburu tersangka lainnya, Kasat Reskrim Polres Labuhanbatu menyatakan telah menjalin kerja sama dengan polisi di Palembang dan Riau yang sama-sama memburu para tersangka yang merupakan komplotan spesialis perampok brankas antarprovinsi itu.

Dari tangan tersangka yang berhasil dibekuk, petugas menyita barang bukti sebuah brankas dalam keadaan rusak berikut 3 bilah parang; 3 buah linggis; 1 buah gunting besi dan lakban, serta 1 buah ponsel. Penemuan barang bukti itu atas petunjuk tersangka yang sengaja meninggalkannya di areal perkebunan kelapa sawit di Pangkatan Sifet Aek Nabara. Sementara itu, tersangka Toni menyatakan, setelah berhasil merampok brankas milik PT Sosro,uangnya digunakan untuk mabuk-mabukan. Selain itu,ada yang menghabiskan uang hasil rampokan untuk main perempuan di berbagai lokasi pekerja seks komersial (PSK).

“Uangnya dipakaiberfoyafoya saja.Kadangmainperempuan. Saya memakai empat perempuan, terakhir di Padang Bulan,”ujarnya,polos. Sekadar mengingatkan, delapan kawanan perampok bersenpi itu beraksi pada Minggu (8/2) dini hari.Mereka menggondol brankas yang diperkirakan berisi Rp48 Juta milik PT Sosro setelah sebelumnya menyekap dua pensjaga malam. (sartana nasution)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: