Guru SDN Cabuli 17 Murid

Seorang guru Bahasa Inggris di SDN 114352 Desa Merbau Selatan, Labuhanbatu, berinisial KAP (26) disinyalir telah mencabuli 17 muridnya. Bahkan, dua orang di antaranya terus dicabuli meski telah duduk di bangku SMP.
Perbuatan bejat oknum guru honorer ini terbongkar setelah ibu salah satu korban mendengar bisik-bisik ‘mesum’ anaknya secara tidak sengaja. Merasa penasaran, ibu korban kemudian menanyakan langsung kebenarannya. Setelah dibujuk, akhirnya korban, sebut saja Dara, mengakui hal itu. Tak pelak, ibu korban segera menggelandang anaknya untuk membuat pengaduan ke Mapolres Labuhanbatu agar kasus ini diproses hukum.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP Toga Habinsaran Panjaitan, melalui Kasat Reskrim, AKP M Yoris Marzuki, membenarkan hal itu. “Mayoritas korbannya disuruh melakukan oral seks dan memegang kemaluannya hingga tersangka mengeluarkan sperma,” ungkap AKP Yoris, beberapa waktu lalu di ruang kerjanya.
Dijelaskannya, pencabulan dilakukan tersangka sejak korban duduk di kelas V SD. Umumnya, kata AKP Yoris, para korban dicabuli di balik pintu kelas V setelah jam pelajaran berakhir.
“Tersangka mengancam korbannya agar mau menuruti perintahnya. Kalau tidak mau, tersangka mengancam menurunkan nilai korban. Beberapa korban juga diberi uang sebesar Rp 2.000 hingga Rp 5.000 setelah dicabuli,” papar AKP Yoris.
Di hadapan petugas juru periksa, tersangka KAP menyatakan, perilaku buruk itu dilakukannya akibat frustrasi ditinggal pacar yang hendak dinikahinya beberapa tahun silam. Meski telah memiliki pacar yang sama-sama guru honorer, tapi di sekolah berbeda, namun tersangka mengaku menyukai anak-anak di bawah umur.
“Saya suka sama anak-anak. Kalau sama perempuan, perasaan saya takut aja,” tutur tersangka yang terakhir mencabuli korbannya pada September 2008.
Kadis Pendidikan Labuhanbatu, Jamaren Ginting, berjanji segera menindak oknum guru itu bila benar terjadi. “Kita segera menurunkan tim untuk menyelidiki kasus itu. Kita tunggu dulu hasil penyidikan polisi. Setelah dinyatakan bersalah, baru kita tindak tegas,” tandasnya.(MB)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: