Rantauprapat terancam jadi kota banjir

Rantauprapat dikuatirkan akan menjadi kota  banjir. Pasalnya, sedikit saja diguyur hujan, seperti yang hujan yang  turun beberapa hari terakhir, dimana sejumlah  ruas jalan di inti Kota Rantauprapat tersebut telah tergenang air.

Pantauan Waspada, ruas Jalan Ahmad Dahlan, Ahmad Yani, Diponegoro,  Jenderal Sudirman, Gatot Subroto, Wr Supratman, Gang I, II dan III,  Urip Sumodiharjo serta Jalan Imam Bonjol, sebagian badan jalannya  hampir dipenuhi genangan air. Sedang di sekitar Gang Surau, menuju  Pasar Baru, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa.

Pengakuan warga yang bermukim di sekitar Gang Surau, Kecamatan Rantau  Utara, mereka sudah terbiasa dengan suasana banjir sejak puluhan tahun  lalu. Hal itu disebabkan kurang berfungsinya drainase yang ada di sana.

“Walau paritnya sudah dibersihkan, tetap banjir juga. Pemkab L.Batu  mesti turun tangan karena mereka pihak yang lebih tahu mengatasinya.  Untuk sementara kami terpaksa membatasi pintu rumah dengan semen  pembatas,” terang warga.

Memang seperti terlihat di Jalan Imam Bonjol, parit/drainase  yang ada sudah tidak mampu menampung debit air terlebih saat hujan  turun, sehingga luapan air yang bercampur dengan sampah memasuki  permukiman penduduk di sekitar itu.

Kondisi itu juga diakibatkan kurangnya parit/drainase di  sebelah badan jalan. Sebab, badan jalan yang digenangi itu sebagian  tidak memiliki drainase.

“Di satu sisi warga diharapkan untuk sadar agar tidak membuang sampai  ke parit dan di sisi lain diharapkan Pemkab cepat membuat drainase  sehingga banjir dapat dihindarkan. (W)
(eln/wsp)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: