Rekapitulasi di PPK Terancam Molor

Penghitungan perolehan suara Pemilu masih terus berlangsung. Pasca gelar ‘Pesta Rakyat’ itu, di Labuhanbatu, di H+3 agenda rekapitulasi masih terus dilakukan di masing-masing Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).
Pantauan dibeberapa PPK, aktivitas itu berlangsung dengan dihadiri beberapa saksi dari masing-masing Parpol peserta Pemilu. Seperti di kantor PPK Rantau Utara (Ranut), terlihat saksi-saksi yang mengikuti proses penghitungan yang dilakukan.
Namun, kuat dugaan agenda itu berpotensi molor dari jadwal yang ditentukan. Sebab, rumit dan banyaknya jumlah Parpol dan Caleg yang ada, menjadi alasan keterlambatan penyelesaiannya. Serta, diperkuat dengan minimnya jumlah petugas yang dilibatkan.
Misalnya saja, informasi yang diperoleh untuk PPK NA IX-X, hingga Minggu (12/4/2009) dari 13 Desa yang ada, baru sebanyak 2 Desa yang selesai dilakukan perekapitulasiannya. “Iya, baru hanya 2 Desa,” jelas sumber di kantor PPK setempat.
Sama halnya dengan kecamatan Rantau Selatan, Labuhanbatu. Hingga kemaren, dari 9 Kelurahan yang ada, pihak PPK setempat hanya mampu menyelesaikan penghitungan untuk 2 kelurahan.
Meski mengaku optimis, pihak PPK setempat juga bernada ragu mampu menyelesaikan tugas rekapitulasi penghitungan suara tepat sesuai jadwal yang ditentukan.
Alasannya, keletihan fisik anggota PPK terus ‘menghantui’ penyelesaiaan tugas-tugas tersebut. “Kalau waktunya hanya sampai tanggal 15 nanti, sepertinya kurang,” ujar Ghazali Harahap Ketua PPK setempat. Karena, kata dia, aktivitas yang dilakukan terbentur stamina dan jumlah personil yang ada.
Dimana, ujarnya, jumlah personil yang dilibatkan, dari PPK sebanyak 5 orang ditambah 3 dari sekretariat dan seorang ketua PPS. “Dikhawatirkan ketahanan fisik personil terus menurun,” bebernya.
Selain itu, belum lagi dikaitkan dengan ‘semberautnya’ administrasi logistik yang diserahkan pihak KPPS dan PPS ke tingkat PPK.
Misalnya saja, informasi di lapangan disebutkan, di kecamatan Bilah Barat, pihak PPS setempat diduga menyerahkan logistik ke tingkat PPK, malah tidak sesuai ketentuan berlaku. Pasalnya, sekitar 10 kotak suara dari beberapa desa yang dikirim ke PPK disinyalir dalam keadaan tidak tersegel. “Ada yang kondisinya tidak tersegel,” ujar sumber.
Padahal, aku sumber, pemulangan kotak suara dari TPS ke PPK seperti yang diamanatnya UU Pemilu,seharusnya dikirim pada hari H pelaksaaan Pemilu.
Tapi, ditengarai minimnya SDM petugas-petugas di masing-masing TPS juga sebagai pemicu kurang optimalnya pelaksanaan tugas yang ada. “Bayangkan saja, masih ada laporannya yang marbulut,” tambah sumber.
Kedepan, harap dia, dalam menyeleksi personil KPPS dapat lebih selektif. “Selain berpendidikan, juga memiliki kemauan,” tukasnya.
Sementara itu, Ali Nababan Ketua Panwas Labuhanbatu juga mengakui hal itu. Meski demikian, pihaknya menghimbau kepada seluruh personil PPK agar bekerja secara maksimal. Sebab, sesuai aturan berlaku. “Karena itu sudah ketentuan,” ujarnya.
Tapi, jika ada kesepakatan dengan semua pihak mengenai keterlambatan perekapitulasian suara di PPK, pihaknya siap untuk memperhatikan. Karena, pihaknya juga kata dia, masih mentolelir hal itu. Terlebih dengan keterbatasan personil PPK yang ada. Dan, kondisi ketahanan dan kesehatan fisik yang berpotensi terus menurun.
Dengan kata lain, kata dia atas kesepakatan semua pihak dalam menilai kondisi yang ada. “Jika telah dilakukan tugas secara maksimal, namun terkendala waktu maka dapat diundurkan,” paparnya.
Pihak PPK, ujarnya, cukup terbebani dengan tugas yang ada. Maka, pihaknya, imbuhnya, tidak selamanya akan bersifat kaku.
Sementara, terkait masih banyaknya hasil kerja petugas di TPS, pihaknya, kata Ali, jauh hari telah mengusulkan sebagai penyelenggara Pemilu di tingkat TPS agar dipilih dengan selektif. Dengan pertimbangan, telah menguasai administrasi dan berkemauan. “KPPS minimalnya 3-4 orang dari profesi guru. Karena, telah meguasai administrasi,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: