Eks HGU Lahan PTPN3 Jadi Rebutan

Tarik-menarik kepentingan terus terjadi di lahan eks HGU PTPN3 Kebun Rantauprapat. Areal yang kini kian ‘tak jelas’ statusnya itu terus diperebutkan banyak pihak. Di satu sisi, pihak perusahaan ‘plat merah’ tersebut diduga kuat, masih berharap dapat memiliki dan menguasai kembali. Di sisi lain, pemerintah setempat juga merasa membutuhkannya untuk perluasan kota dan kepentingan lainnya. Uniknya, kini masyarakat malah ‘ikut-ikutan’ berupaya untuk mendapatkan ‘bagian’.

Bebasnya suatu Hak Guna Usaha (HGU) bukan karena mukjizat dari Tuhan yang turun dari langit atau bukan pula dikarenakan oleh suatu kutukan, melainkan karena adanya gugatan masyarakat, kebutuhan fasilitas umum, serta keperluan Rencana Umum Tata Ruang (RUTR).
Seperti halnya dengan PTPN3, yang pada bulan Desember 2005 lalu oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) telah menerbitkan HGU yang baru untuk PTPN3 yang terletak di Kabupaten Labuhanbatu, Propinsi Sumatera Utara.
HGU yang baru tersebut terbit berdasarkan Keputusan Kepala BPN, antara lain masing-masing, Nomor : 115/HGU/BPN/2005 untuk areal PTPN3 Kebun Rantauprapat ; Nomor : 116/HGU/BPN/2005 untuk areal PTPN 3 Kebun Aek Nabara ; Nomor : 117/HGU/BPN/2005 untuk areal PTPN 3 Kebun Labuhan Ají ; Nomor : 118/HGU/BPN/2005 untuk areal PTPN 3 Kebun Marbau Selatan; dan Nomor : 119/HGU/BPN/2005 untuk areal PTPN3 Kebun Membang Muda.
Luas areal yang dicantumkan dalam HGU yang baru ini, tidaklah lagi sama dengan luas areal yang sebelumnya atau yang sedang dikuasai oleh PTPN3 sebelumnya. Hal ini disebabkan antara lain oleh adanya gugatan dari masyakarat, kebutuhan fasilitas umum,  serta Keperluan RUTR Labuhanbatu dengan jumlah keseluruhan seluas 2.190,05 ha. Artinya luas ini telah dikeluarkan dari HGU PTPN 3 yang lama atau yang sedang dikuasai oleh PTPN3 selama ini.
Eks areal PTPN3 seluas 2.190,05 ha yang terletak di Kabupaten Labuhanbatu ini terbagi dalam beberapa lokasi, antara lain, areal PTPN3 Kebun Rantauprapat seluas 982,68 ha yang peruntukannya terdiri dari Rencana Tata Ruang Kota Rantauprapat seluas 485,50 ha yang akan digunakan untuk pusat perbelanjaan, perkantoran, pemukiman, perumahan PNS, Jalan Aek Paing by Pass dan cadangan perkantoran.
Untuk fasilitas umum (fasum) yang telah digunakan sesuai peruntukkannya seperti PT  Kereta Api Indonesia, PT PLN, Bangunan Pemkab, SD, Wakaf/Kuburan dan TK seluas 64,12 ha. Sedangkan untuk perkampungan dan gugatan masyarakat seluas 433,06 ha.
Areal PTPN3 Kebun Aek Nabara yang dikeluarkan dari HGU seluas 337,38 ha yang peruntukannya terdiri dari RUTR Kota Aek Nabara seluas 123,19 ha. Untuk perkampungan seluas 206,19 ha. Untuk fasilitas umum yang telah digunakan sesuai peruntukkannya seperti SD, SLTPN, SMUN, PT Telkom, Makoramil, Kantor Camat, dan Pos Polisi seluas 8,00 ha.
Untuk  PTPN3 Kebun Labuhan Ají yang di keluarkan dari HGU seluas 42,73 ha yang peruntukannya terdiri dari fasilitas umum yang telah digunakan sesuai peruntukkannya yaitu SD seluas 2,50 ha dan perkampungan seluas 40,23 ha.
PTPN3 Kebun Marbau Selatan HGU yang dibebaskan seluas 463,91 ha yang peruntukannya terdiri dari perkampungan seluas 92,51 ha, tuntutan masyarakat seluas 355,98 ha, fasilitas umum yang telah digunakan sesuai peruntukkannya seperti SD, mesjid, Jalar KA, serta tanah yang dipergunakan untuk PJKA berjumlah 12,63 ha, selain itu areal yang dikuasai PTPN3 Kebun Marbau Selatan sendiri yang diluar dari Keputusan HGU seluas 2,79 hg sehingga arel yang dibebaskan dari HGU PTPN3 Kebun Marbau selatan berjumlah 463,91 ha.
Terakhir, areal PTPN3 Kebun Membang Muda luas areal yang dibebaskan adalah seluas 363,35 ha, yang peruntukannya terdiri dari RUTR Kota Aek Kanopan seluas 328,87 ha, perkampungan dan garapan masyarakat seluas 15,31 ha, fasilitas umum yang telah digunakan sesuai peruntukkannya seperti SD, SMUN, Jalur Kereta Api, PT. Telkom, Jembatan Timbang seluas 19,17 ha.
Menyikapi soalan itu, kata Yos, Pemkab harus kosisten dan konsekuen menyikapi areal Eks HGU PTPN3 tersebut.

Selain itu Pemkab juga harus jelas mendefenisikan dan memperuntukkan jumlah alokasi masing-masing yang akan digunakan untuk pusat perbelanjaan, perkantoran, pemukiman, perumahan PNS, Jalan Aek Paing by Pass dan cadangan perkantoran.

Khususnya alokasi untuk pemukiman, berapa jumlah alokasinya dan siapa-siapa saja yang diperbolehkan untuk bermukim nantinya disitu.
Hal ini, kata dia, dikarenakan  Eks HGU PTPN3 Kebun Rantauprapat yang peruntukannya terdiri dari Rencana Tata Ruang Kota Rantauprapat seluas 485,50 ha yang akan digunakan untuk pusat perbelanjaan, perkantoran, pemukiman, perumahan PNS, Jalan Aek Paing by Pass dan cadangan perkantoran.
“Jika tidak ada sikap yang konsekuen dari Pemkab, maka tidak tertutup kemungkinan akan menjadi celah bagi PTPN3 untuk mengurus atau memperpanjang areal eks HGU tersebut menjadi areal HGU baru kembali,” bebernya.
Selain itu juga, tambahnya, pemegang alas hak lama masih berhak menjaga aset yang ada sampai menunggu pemilik  alas hak yang baru. Siapa yang akan menjadi pemilik alas hak yang baru nanti.

“Jika tidak ada sikap yang konsekuen dari Pemkab maka pemegang alas hak lama dapat mengurus kembali untuk menjadikan areal eks HGU tersebut menjadi areal HGU yang baru. Jika hal ini terjadi, maka malapetakalah bagi Rakyat. Dan Rakyatlah kembali yang jadi korban,” tegasnya.
Perkembangan terkini upaya pemerintah setempat sepertinya masih jalan ditempat. Soalnya, hingga kini ketiga surat pemkab ke Kementerian BUMN masih belum mendapat respon. Selanjutnya, upaya yang ditempuh terkesan hanya sebatas menunggu balasan dari kementerian BUMN.

“Kita sudah berupaya. Kita tinggal menunggu balasan,” ujar Hasban Ritonga Sekdakab Labuhanbatu ketika dihubungi via selular kemaren.
Sementara itu, aksi masyarakat yang juga ingin mengusahai dan menguasai areal serupa itu terkesan terjadinya ‘pembiaran’ oleh pihak pemkab. Sebab, Pemkab menilai itu hal wajar. “Ya, jika masyarakat sekedar bermohon untuk diusahai syah saja,” kata Hasban. (MB)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: