Jalinsum Labuhanbatu Kembali Makan Korban

Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di Labuhanbatu Propinsi Sumatera Utara kembali ambil korban.
Diduga, penyebabnya kondisi Jalinsum antara Aek Nabara menuju Pelabuhan Tanjung Sarangelang, Labuhanbatu, yang semakin memprihatinkan.
Pasalnya, badan jalan yang mirip kubangan kerbau jika musim penghujan tersebut, telah menelan satu nyawa warga yang melintas disana dan satunya lagi kritis.
Itu, dikabarkan akibat keduanya menghindari lubang yang terpajang disemua badan jalan.
Padahal, belum lama dilokasi serupa juga terjadi Lakalantas. Dan, berselang beberapa hari kembali terjadi kecelakaan serupa.
“Waktu lalu baru saja jalan itu menelan korban, satu meninggal dan satunya kritis. Nasib sial itu akibat keduanya menghindari lubang. Kita prediksi, rusaknya jalan akibat bebasnya truk tronton yang mengangkut kayu gelondongan melebihi tonase melintas disana setiap harinya,” kata Nasrian Yunus, tokoh masyarakat di Panai Tengah, kepada sejumlah wartawan kemarin.

Yunus merasa heran, siapa yang memberikan ijin beroperasinya mobil tronton disana. Sedang aparat terkait sampai kini, masih terlihat bungkam dan tidak ada tanda-tanda ingin menghentikan.
Tokoh masyarakat itu berharap agar pemerintah tanggap terhadap keresahan warga yang telah bertahun-tahun tersiksa.
“Saya prihatin dan geram dengan ketidak perdulian pemerintah terhadap kondisi jalan ini. Padahal, sudah banyak nyawa warga yang terenggut akibat menghindari jalan yang seperti kubangan kerbau itu,”  ucap Yunus.
Ditambahkannya, sudah puluhan tahun warga merasakan keresahan dengan kondisi jalan yang hancur.
Bahkan dahulunya, jika pada musim penghujan, kendaraanpun tidak dapat melintas akibat digenangi air.
“Tahun 2009 baru direhab, itupun tidak selesai dan masih terkendala termasuk pembangunan benteng parit yang sudah banyak mengalami kerusakan,” ujarnya.
Dia berharap kepada pihak terkait agar peduli akan hal itu. “Jadi tolonglah diperbaiki, sebelum banyak korban lagi,” Yunus lagi.
Kadishub Labuhanbatu Ali Muktir Siregar melalui stafnya Iwan ketika dikonfirmasi wartawan melalui seluler mengatakan, bahwa masalah tersebut langsung ditangani UPTKD karena jalan provinsi.
Sedang Kepala UPTKD Labuhanbatu  Partahian Rambe, saat dikonfirmasi membenarkan kondisi jalan tersebut.
Namun katanya, saat  dilakukan pengawasan dan sweping, hasilnya memang berkurang aktifitas truk tronton yang melintas.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: