40 Warga Labuhanbatu Ditipu Calo PNS

Sebanyak 40 warga yang ingin masuk pegawai negeri sipil (PNS) Pemkab Labuhanbatu diduga telah ditipu calo.

Mereka dijanjikan akan diurus masuk PNS dengan terlebih dahulu membayar uang pelicin masing-masing sebanyak Rp40 juta per orang. Menurut sumber wartawan di kepolisian, sudah 40 orang yang menjadi korban penipuan yang dijanjikan akan diurus masuk PNS di jajaran Pemkab Labuhanbatu.Tiga oknum yang berhasil merayu para korban saat ini sudah menjadi tersangka di Polres Labuhanbatu.Namun, dua di antaranya belum berhasil ditangkap polisi.

Tiga di antara korban penipuan tersebut,yakni Sugianto,Sri Murniati, dan Yahya Ikhsan. Ketiganya mengaku ditipu tersangka PN alias Ucok Lolom,38,warga Dusun Salinsing, Desa Ulu Mahuam,Kecamatan Silangkitang, Labuhanbatu Selatan (Labusel),bersama temannya IS alias Aswat,38,warga Jalan Beringin Rantauprapat dan Rick (informasi tidak disebutkan polisi).

Sesuai informasi dari petugas kepolisian yang tidak ingin namanya disebutkan itu,ketiga tersangka menjalankan aksinya sejak 3 April 2009 dengan cara menjanjikan para korban bahwa mereka dapat mengurus untuk masuk menjadi PNS di lingkungan Pemkab Labuhanbatu. Kemudian, para tersangka meminta uang imbalan sebesar Rp40 juta per orang.

Setelah menerima uang sebesar Rp40 juta, tersangka memberikan SK PNS berupa surat petikan SK Bupati Labuhanbatu No 800/ 3441- /BKD/2009 tanggal 15 Mei 2009 yang ditandatangani mantan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Labuhanbatu Rusman Sahnan dan surat petikan keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) No 0005/KV/ 31655/ Kep/2009 tanggal 1 April 2009 yang ditandatangani Kepala BKN Edy Wahyono, atasnamaMenteriDalamNegeri (Mendagri),kepada para korban.

“Setelah menerima SK itu,para korban pun langsung menjahitkan seragam PNS dan disuruh supaya mengikuti apel pagi di setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) sesuai formasi masing-masing yang telah tertera dalam SK,”ujarnya. Salah seorang korban penipuan yang juga tidak bersedia menyebutkan namanya menyatakan, terbongkarnya penipuan yang dilakukan tersangka berawal saat dia masuk ke kantor camat untuk ikut apel pagi.Namun,saat itu dia ditegur camat bersangkutan yang selanjutnya menanyakan identitasnya.

Kemudian, korban menunjukkan SK yang diterimanya dari tersangka. “Setelah melihat SK tersebut, camat menganjurkan agar kami melapor terlebih dulu ke Kantor BKD. Saya akhirnya terkejut karena nama saya tidak terdaftar sebagai PNS di BKD Pemkab Labuhanbatu,” paparnya. Ternyata, dia tidak sendiri. Sebab, puluhan orang lainnya juga menjadi korban tersangka dan sama- sama mendapatkan SK serupa.

Para korban baru sadar telah menjadi korban penipuan setelah melihat langsungdaftarPNSdiBKDPemkab Tapsel. Para korban penipuan ini akhirnya membuat pengaduan ke Polres Labuhanbatu,diwakili salah seorang korban, Sugianto.Petugas pun langsung meringkus tersangka PN, sedangkan dua tersangka lagi masih dalam pengejaran.

Kanit Reserse Ekonomi Polres Labuhanbatu Ipda Yudha Setiawan mengungkapkan,pihaknya sedang melakukan pengembangan kasus dugaan penipuan tersebut. “Tersangka PN akan dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tuturnya. Sementaraitu,Kepala BKD Pemkab Labuhanbatu Nasrullah yang dikonfirmasi wartawan secara terpisah menyatakan nama-nama ke-40 korban penipuan tersebut memang tidak terdaftar sebagai PNS di Pemkab Labuhanbatu.

“Akibat persoalan itu,mantan Kepala BKD Rusman Sahnan telah dipanggil petugas untuk memberikan keterangan tentang SK itu,”tandasnya. Anggota DPRD Labuhanbatu Syarifuddin Tanjung meminta agar warga, khususnya yang ingin masuk menjadi PNS, berhati-hati dengan oknum yang mengimingimingi mereka bisa masuk sebagai PNS. (sn)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: