Korsleting Listrik, Rumah Usaha PS di Rantauprapat Hangus Terbakar

Satu unit rumah yang juga tempat usaha permainan video game Play Station (PS) di jalan Glugur, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu, habis dilalap si jago merah, Rabu (12/8) malam sekira pukul 20:30 WIB. Pemilik rumah, Iriani, mengalami kerugian puluhan juta rupiah atas insiden yang membuat seratusan warga setempat panik.
Kobaran api yang melalap rumah itu diduga berasal dari percikan api akibat korsleting listrik yang berasal dari depan rumah korban. Api yang menyala terus membakar seluruh isi rumah.
Kepulan api dan asap yang menjulang ke langit, membuat korban dan sejumlah tetangga menjadi panik. Ada yang berusaha menyelamatkan barang-barang, membawa ember dan menyiram lidah-lidah api. Namun, warga tidak berhasil memadamkan kobaran api.
Api yang terus menjalar mulai berhasil dipadamkan menjelang tengah malam, setelah 5 unit mobil pemadam kebakaran dari Kantor Linmas dan Pemadam Kebakaran Pemkab Labuhanbatu turun ke tempat kejadian menyiram si jago merah.
Menurut korban Iriani (45), awal terjadinya kebakaran itu karena seringnya pemadaman listrik di Rantauprapat. Ketika itu, tidak beberapa lama setelah listrik hidup, percikan api menyambar dari depan rumah dan langsung meledak seketika.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa naas itu. Harta korban yang dapat diselamatkan hanya 3 unit televisi PS dan 2 kompor. Sedang barang-barang lain dan perhiasan serta surat-surat berharga, ludes dilalap api. Kerugian korban ditaksir puluhan juta rupiah.
Sehari sebelumnya, gudang arsip sekolah Madrasah Tsnawiyah (MTs) Guppi Rantauprapat di Jalan Binaraga, Kelurahan Siringoringo, Kecamatan Rantau Utara, ludes dilalap api. Sampai saat ini, asal api yang menghanguskan gudang yang bersebelahan dengan kantor Koramil Kota Rantauprapat itu, belum diketahui. Masih dalam penyelidikan pihak terkait.
Gudang bangunan sederhana itu nyaris rata dengan tanah. Berkas arsip dan buku lainnya yang terbakar terlihat berserakan di lantai, mungkin tidak dapat dipakai lagi. Dinding gudang yang tepat di bawah travo listrik PLN, terlihat gosong.
Kepala MTs Guppi Rantauprapat, Drs Dahlan Hasibuan, terlihat kebingungan. Dia tidak banyak komentar. Mungkin karena gedung yang terbakar itu bekas sekolah Madrasyah Aliyah Negeri (MAN).
“Saya mau menunggu jawaban dari kepala MAN, apa sebenarnya isi gudang itu,” kata Dahlan, sembari menyabut kerugian sekitar Rp4 juta.
Terjadinya kebakaran gudang MTs Guppi tersebut menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat karena mengetahui tidak ada jaringan listrik ke gudang itu selama ini. (s25/p)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: