Ratusan Warga Teluk Panji Unjuk Rasa di Kantor Bupati Labusel

Kantor Bupati Labuhanbatu Selatan (Labusel) di Jalan Prof.H.M Yamin SH Kotapinang, Rabu (12/08) siang menjadi sasaran unjuk rasa ratusan warga Desa Teluk Panji yang tergabung dalam Front Pembela Hak Azazi Manusia RI (FP.HAM-RI).
Pimpinan orasi Susiadi Ads mengatakan, PT.Supra Matra Abadi (SMA) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit di Desa Teluk Panji Kecamatan Kampung Rakyat Labusel agar bertanggung jawab terhadap Pendi (35 tahun), seorang petani yang gagal meraih masa depannya karena tulang pinggulnya dan kedua kakinya patah yang hingga sampai sekarang menjadi lumpuh akibat beberapa tahun lalu ditubruk alat berat greder milik perusahaan swasta tersebut.
Kemudian pengunjuk rasa minta agar PT.SMA memberikan ganti rugi atas pencemaran lingkungan dari pembuangan limbah bekas olahan pabrik kelapa sawit (PKS) yang selama ini telah meresap di wilayah perkampungan warga. Mereka juga menyoroti hak-hak buruh seperti jaminan kecelakaan kerja, jaminan kesehatan, jaminan hari tua, fasilitas kerja, kesejahteraan dan yang paling parah rumah karyawan tidak layak huni, hanya berdindingkan tepas, lantai tanah dan atap bocor.
Dalam aksinya warga Teluk Panji mengusung sejumlah spanduk dan membawa Pendi diatas tandu yang disaksikan masyarakat maupun pejabat.
Tim orasi yang terdiri dari Susiadi Ads, Jansen Nainggolan, Jonner Simbolon SH dan Iwan Sianturi pada kesempatan itu meminta Pemkab Labuhanbatu Selatan dapat melihat langsung kondisi warga dan karyawan perkebunan PT.SMA Teluk Panji yang saat ini sangat sengsara dikarenakan banyaknya pelanggaran HAM (Hak Azazi Manusia) oleh pengusaha kuat PT.SMA.Susiadi Ads juga mengatakan akibat pencemaran limbah pabrik tersebut ikan dalam sungai pun banyak bermatian.

”Perlu kutukan keras dan pernyataan Pemkab Labusel agar PT.SMA di Teluk Panji sadar dalam hak warga maupun karyawannya,” ujarnya.
Perwakilan pengunjuk rasa diterima Sekdakab Labusel Drs Abdul Rajab Pasaribu didampingi Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Ir Yarwoto MM dan Kepala Kantor Drs Junaidi. Sekdakab berjanji tuntutan masyarakat Desa Teluk Panji akan ditindaklanjuti dan membentuk tim khusus.
Aksi yang berlangsung sekitar 1,5 jam itu mendapat pengawalan dari Polres Labuhanbatu dipimpin Kanit Patroli Iptu.MT Aritonang dibantu Polsekta Kotapinang. (F7/i)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: