Di Akhir Masa Tugas Anggota DPRD Labuhanbatu “Plesiran”

Di akhir masa tugasnya, sejumlah anggota DPRD Labuhanbatu masih menyempatkan diri untuk melakukan perjalanan dinas ke luar daerah. Uniknya, kali ini masih seputar bimbingan teknis (Bimtek) penyusunan APBD 2010.
Padahal, tanggal 6-9 Agustus lalu, sebanyak 28 anggota DPRD Labuhanbatu telah mengikuti Bimtek di Jakarta. Dikabarkan, kegiatan terakhir ini guna pemerataan kesempatan kegiatan kepada seluruh anggota dewan setempat.
Informasi yang berhasil dihimpun  dari kalangan dewan, Selasa (18/8),  sebanyak 14 orang dari 45 anggota DPRD Labuhanbatu melakukan ‘plesiran’ ke luar daerah.
Disebut-sebut, delapan orang diantaranya kembali mengikuti bimbingan teknis (Bimtek) dengan agenda serupa dengan bimtek sebelumnya. Yakni, sekaitan pelatihan teknis penyusunan APBD TA 2010.
Sementara, 6 orang lainnya, dikabarkan ikut dengan tujuan berbeda. Tentu saja, daerah tujuan adalah Jakarta. Padahal, banyak kalangan masyarakat sempat mengkritik kegiatan tersebut. Bahkan mempertanyakan efektifitas dana yang dipergunakan.
“Kita sangat menyesalkan sikap anggota dewan tersebut. Apalagi, kegiatan itu hanya akan menghamburkan anggaran saja,” ujar Direktur Eksekutif Elsaka Efendi Panjaitan.
Karena, katanya, sebagian besar kalangan dewan itu tidak akan duduk kembali sebagai anggota DPRD setempat di periode mendatang. Disaat seperti ini, selayaknya, kalangan dewan lebih fokus pada penyelesaian pekerjaan rumah (PR) yang belum selesai.

“Seharusnya, selesaikan tugas-tugas yang masih terkendala. Atau memang tugas mereka tidak ada lagi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPRD Labuhanbatu Fuad Siregar ketika dikonfirmasi mengakui sebanyak 14 anggota dewan setempat kembali melakukan perjalanan dinas ke luar daerah.
Namun, dia menjelaskan, hanya sebanyak 8 orang diantaranya sekaitan pemerataan kesempatan mengikuti pelatihan dan bimbingan teknis penyusunan APBD 2010. Sedangkan 6 orang lainnya dengan agenda berbeda.
Katanya, itu sekaitan Permendagri No 25 tahun 2009 menyangkut pedoman penyusunan APBD TA 2010. “Ya, mereka mengikuti Bimtek pedoman penyusunan ABPD,” bebernya.
Fuad mengatakan, fungsi pelatihan tersebut guna peningkatan SDM penyusunan keuangan daerah. Pasalnya, kalangan dewan yang ada saat ini masih memiliki kesempatan dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS). “Kan, masih mereka yang membahas dan menyusun KUA-PPAS APBD 2010,” ujarnya. (MB)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: