Hasil Survei: Empat Nama Berpeluang Jadi Bupati Labuhanbatu

Siapa sosok calon pemimpin daerah Labuhanbatu, tentu akan dipastikan melalui Pilkada 2010. Tetapi berdasarkan hasil survei yang dilakukan Lembaga Bina Masyarakat Indonesia (LBMI)ada empat tokoh yang memiliki potensi sekaligus berpeluang.
Merujuk pada hasil survei LBMI yang dilakukan belum lama ini, terjaring empat nama tokoh yang mendapat tempat di hati masyarakat setempat.
Keempat nama itu adalah H Parinsal Siregar, Hj Ellya Rosa Siregar, Aminuddin Manurung, dan H Aliwansyah Ritonga.
“Alasan responden memilih nama empat tokoh tersebut adalah selain dikenal cukup dekat oleh masyarakat, juga dikenal selalu berbuat sesuai dengan harapan masyarakat,” ujar Direktur Eksekutif LBMI, Yos Batubara, dalam siaran persnya kepada wartawan kemaren.
Menurut Yos, alasan responden memilih keempat nama itu karena dinilai kerap menyahuti aspirasi yang disampaikan masyarakat. Jika keempat tokoh ini ikut berkompetisi dalam pilleg 2009, diyakini akan mampu memeroleh suara terbanyak.
“Sementara dari ke empat sosok itu, hanya dua yang ikut pilleg kemaren, yakni Ellya Rosa dan Aminuddin Manurung. Sedangkan H Farinsal dan Ali Wansyah, tidak ikut mencaleg,” ucap Yos.

Hasil survey itu diklaim Yos manjur. Sebab dua dari empat tokoh yang ikut berkompetisi sebagai caleg pada pilleg lalu memeroleh suara terbanyak.
Hal ini sesuai dengan hasil perolehan suara masing-masing caleg yang telah ditetapkan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Labuhanbatu yang menyebutkan Hj Ellya Rosa meraih 5.059 suara sah di daerah pemilihan (dapem) Labuhanbatu I dan Aminuddin Manurung mengoleksi 4.343 suara sah di dapem Labuhanbatu IV.
Dari hasil perolehan suara ini, ujarnya, Ellya Rosa dan Aminuddin Manurung sama-sama memperoleh kursi peringkat pertama di dapem masing-masing.
Jika Ellya Rosa ataupun Aminuddin Manurung maju sebagai kandidat bupati pada Pilkada 2010, Yos yakin mereka berdua akan sukses mendulang suara.
Yos menyebutkan sangat sulit untuk bisa mengimbangi popularitas para tokoh itu. Terlebih lagi, jika tergesa-gesa atau dipaksakan. Karena hal itu berdasar penilaian responden.
“Untuk mengimbangi popularitas mereka dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Terlebih jika ada calon yang selama ini sama sekali belum pernah berbuat,” katanya.
Namun mengenai lokasi titik tempat sebaran dukungan para tokoh tersebut, Yos tidak dapat mempublikasikannya.
Dia berdalih survei yang dilakukan lembaganya belum optimal. Yos juga tidak bisa memaparkan metode dan lokasi survei yang mereka lakukan.
Yos beralasan LBMI saat ini tengah bekerjasama dengan Komite Pemilih Indonesia (TePI) dalam memfinalisasi data ilmiah dari lapangan terkait isu Pilkada 2010 di Labuhanbatu Utara dan Induk. (MB)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: