Menggelorakan Syiar Islam Lewat Gebyar Ramadhan

Ramadhan penuh dengan berkah. Dan, Ramadhan bulan menimba ilmu. Sebab, kekhususan dan keistimewaan bulan Ramadhan sangat banyak. Karena, berpuasa di bulan Ramadhan selain menjadi rukun keempat dalam Islam. Juga, pada bulan tersebut diturunkannya Al Qur’an.
Serta, berbagai keistimewaannya lainnya. Dan, memuliakan Ramadhan dapat dilakukan dengan melaksanakan berbagai kegiatan syiar Islam. Bahkan, memadukan nada dan dakwah, tausiah Ramadhan, Bazaar/Pameran, Kuis Ramadhan dan Pesantren Ramadhan Syiar Islam adalah kewajiban umat pemeluknya untuk terus dikembangkan di setiap tempat, setiap saat dan dari zaman ke zaman. Syiar Islam tidak boleh meredup walau  tantangan sosial budaya khususnya tantangan globalisasi dengan segala dampak negatifnya terus menggoda umat Islam untuk menjauhi nilai-nilai luhur, iman dan Islam itu sendiri.

Dari masa ke masa, pengembangan syiar Islam diadaptasikan dengan dinamika yang berkembang di tengah umat, agar Syiar Islam itu tidak ortodoks, mampu menarik minat jasmaniah dan mampu memberikan oase rohaniah bagi umat pemeluknya.
Bisa dikatakan, syiar Islam zaman sekarang semakin dinamis untuk menjangkau kebutuhan jasmaniah dan rohaniah umatnya. Syiar Islam yang hanya mengandalkan dakwah semata sudah mulai usang.
Syiar Islam terkini adalah memadukan nada dan dakwah, tausiah Ramadhan, Bazaar/Pameran, Kuis Ramadhan dan Pesantren Ramadhan.
Hal itu pula yang disampaikan Wakil Bupati Labuhan Batu H Sudarwanto saat membuka Gebyar Ramadhan 1430 Hijriah di Kompleks Masjid Raya Al Ikhlas, Kelurahan Ujung Bandar, Kecamatan Rantau Selatan, Rabu (26/8) malam.
Menurut Wabup, menggelorakan syiar Islam lewat gebyar ramadhan adalah keniscayaan yang harus dilakukan umat Islam untuk membendung derasnya arus dampak globalisasi yang dikhawatirkan dapat menihilkan keimanan dan keislaman umat.
“Dampak dari industri globalisasi harus dilawan dengan ‘industri keagamaan’ seperti gebyar ramadhan ini,” ujarnya.
Pemaduan nada dan dakwah, tausiah, bazar dan pameran serta kuis ramadhan diyakini akan menarik minat umat Islam untuk terus dan terus menggelorakan syiar Islam.
Sementara Kepala Kantor Departemen Agama Labuhan Batu Drs H Zulfan Arif mengimbau umat Islam agar membudayakan infak dan sedekah dalam kehidupannya khususnya di bulan suci lagi istimewa pada ramadhan ini. Agar penggeloraan syiar Islam memiliki energi.
Menurutnya, umat Islam di Labuhan Batu memiliki kekayaan yang relatif lumayan. Dan, sebagian dari kekayaan itu wajib disumbangkan kepada umat Islam, elemen keislaman dan kegiatan keislaman lainnya. Seperti syiar Islam agar Islam itu sendiri benar-benar hidup dan membumi bagi umatnya khususnya di Labuhanbatu.
“Percayalah. Bahwa kelapa sawit kita di lahan yang luas itu tidak akan kita bawa mati. Yang bisa menolong kita di kehidupan kelak adalah amal ibadah kita. Termasuk karena seringnya berinfak, zakat dan sedekah,” papar Zulfan Arif seraya mengajak pegawai negeri agar menzakatkan gaji ke-13 yang diperoleh beberapa waktu lalu.
Sedangkan Ketua Panitia Gebyar Ramadhan 1430 H Labuhan Batu Drs H Abdul Hamid Zahid didampingi Sekretaris HM Sofyan MA menjelaskan, Gebyar Ramadhan 1430 H dilaksanakan mulai 26 Agustus-14 September 2009 di Kompleks Masjid Raya Al Ikhlas.
Agendanya adalah, Malam Pembukaan, Nada dan Dakwah, Buka Puasa bersama antar Instansi, Tausiah Ramadhan antara Shalat Isya dan Ramadhan, Tadarus, Bazaar/Pameran, Kuis Ramadhan selesai Tarawih, Pesantren Ramadhan Tingkat SMP/MTS, SMK/MAN dan SMU/MAS.
Kemudian Muzakarah Ulama, Peringatan Nuzul Qur’an, Kegiatan Lembaga Keagamaan Islam (Pentas Ramadhan), Kontes Dai Cilik, Pembinaan Generasi Muda tentang Bahaya Narkoba, Silaturrahmi Tokoh Agama Islam, Penyantunan Anak Yatim dan kaum Dhu’afa dan penutupan. (MB)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: