Dewan Hanya Jalan-jalan ke Pemkab Labusel

Anggota DPRD Labuhanbatu melakukan silaturahmi ke Pemkab Labuhanbatu Selatan (Labusel) tanpa sepengetahuan kesekretariatan dewan setempat.

Padahal, dengan jumlah  sebanyak itu, sejatinya pihak sekretariat dewan mendapatkan laporan tujuan dan rencana perjalanan tersebut. “Tidak ada laporan ke sekretariat,” ujar Fuad Siregar Sekretariat DPRD Labuhanbatu, Rabu (7/10) lalu.

Fuad justru tidak mengetahui samasekali agenda para wakil rakyat tersebut mendatangi pihak eksekutif daerah otonom baru itu.”Mungkin mereka mau silaturahmi,” ujarnya.

Memang, dia mengakui, tidak ada agenda khusus atau persoalan penting atas kehadiran belasan anggota DPRD  di gedung DPRD setempat. “Paling agenda kerja internal dewan difraksi-fraksi untuk membentuk komisi,” bebernya.

Jappar siddik, salah seorang anggota DPRD yang turut dalam kunjungan tersebut mengatakan kimjungan itu hanya silaturahmi dengan para eksekutif Labusel. Alasannya, papar dia, selain ingin memberitahukan anggota dewan yang berasal dari daerah  pemilih (Dapil) pada Pileg 2009 sebelumnya, juga ingin saling mengenalkan diri. “Kami kesana hanya silaturahmi dan berkenalan dengan SKPD [satuan kerja perangkat daerah]setempat,” ujarnya.

Jappar mengakui, seharusnya anggota dewan yang melakukan silaturhmi tersebut sebanyak 12 orang. Akan tetapi, lanjut dia, hadir hanya 6 orang. “Dari Dapil II ada 12 orang anggota dewan, namun yang bersedia hadir hanya 6 orang,” tandasnya.

Sementara itu, Milhan Kabag Humas Setdakab Labusel ketika dikonfirmasi menyebutkan jumlah anggota dewan yang hadir sebanyak 12 orang. Kunjungan anggota dewan bukan merupakan undangan Pemkab Labusel.Mereka yang berkunjung sebanyak 12 orang.”.

Informasi yang beredar kunjungan silaturahmi tersebut terkait pembicaraan belum terealisasinya penyerahan dana dari pihak Pemkab Labuhanbatu kepada Pemkab Labusel senilai Rp10 miliar. Dampaknya, pembangunan di kabupaten beribukotakan Kotapinang tersebut ditengarai
terbengkalai.

Front Putra Daerah (Fropuda) Labuhanbatu menyikapi silaturahmi kunjungan anggota dewan terserbut dengan nada heran.  Zainul Hasibuan, ketua Fropuda menaruh keheranan. Sebab, sehari sebelum keberangkatan ke Labusel, kalangan dewan getol menyoroti proyek penyediaan alat kesehatan (Alkes) di dinas Kesehatan Labusel, dan akan mempertanyakan hal itu kepihak Pemkab Labusel. Akan tetapi, lanjut dia, setelah pertemuan diduga agenda mengalami perubahan.

“Kami baca di berbagai media mereka menyoroti tender alkes di Labusel. Akan tetapi, kenyataannya anggota dewan hanya melakukan silaturahmi saja.”(fajar)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: